Selasa, 28 November 2017

LUKA

Untuk yang kesekian kalinya
Kulalui malamku dengan penuh kesunyian
Dinginnya hembusan angin malam
Sudah tak terasa lagi ditubuhku
Sungguh ku tak tau harus berbuat apa

Dahulu…..
Kau selalu hadir dihadapanku
Kau lontarkan indahnya senyumanmu penuh dengan arti
Namun kini……..
Musnah semua senyummu padaku
Tak ada lagi waktu yang kau berikan untukku

Entah apa yang telah ku perbuat
Entah apa kesalahanku
Kini kau telah berbeda
Wahai gadis yang kucintai
Kemana sosok dirimu yang kukenal dulu
Kau berikan secercah harapan
Namun kau pergi untuk meninggalkan
Hingga kini ku terdiam dikegelapan malam

Kau sempat masuk dan menyentuh inti dari hatiku
Kau menaruh sesuatu di dalamnya
Yang sampai saat ini belum bisa untuk kubuang
Sesuatu yang kuberi nama luka
Luka yang membekas dan tak mudah untuk diobati

Cinta kini menjadi masa lalu
Kasih pun menjadi palsu
Kau telah memberikan sejuta kenangan
Kenangan indah namun terasa pahit ditubuhku


Disudut gelapnya malam
Terlihat cahaya bulan dan bintang yang mulai memudar
Ingin sekali ku bertanya
Sepahit inikah jatuh cinta ?
Terasa indah hanya dalam sekejap mata
Namun sakitnya tak terhingga

Ku tak perduli tentang perkataan semua orang
Inilah seuntai coretan yang bisa ku buat
Mewakili isi hatiku Yang tak sempat untuk kuucapkan padamu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu

Gelapnya malam Hilang sudah cahaya bulan Serasa jiwa amat terluka Bagai langit yang meratap sendu Tak ada satu pun sinar yang dat...