Setangkai mawar yang akan selalu kuingat
Yang pernah ada di dalam taman hatiku
Namun kini tinggal angan-anganku
Karena aku tidak bisa memilikimu.
Ingin sekali aku lupakan dirimu
Namun bodohnya aku masih tetap saja bertahan
Meski didalam kepedihan
Aku mencoba berlari untuk menghindarimu
Namun bayangmu yang selalu aku temui.
Satu pintaku untukmu Jangan kau paksa aku untuk membencimu.
Aku berjalan di atas duri yang merekang nyawaku
Aku berbaring di atas api yang membara
Dan aku berteduh di bawah payung hujan yang merejam tubuhku.
Rasa yang telah kau titipkan padaku
Kini kujalani dengan perasaan yang gundah
Mengeluh batinku karena sudah tak sanggup lagi
Menahan rasa sakit akibat mencintaimu
hatiku kini bagaikan malam tanpa bulan
Hilang di telan kegelapan malam
Haruskah aku berlari mengejar matahari ?
Agar bisa mendapatkan cahaya cinta suci darimu
Hancur semua hayalan Musnah segala harapan
Kini tinggal kenangan yang terus menghantui
bersama luka yang belum sempat terobati
bersama mata yang masih lebam
dan mimpi indah yang tak pernah terwujud nyatanya
hembusan angin terasa amat sesak
sesak hati yang menahan isak
langit hitam tiada berbintang
bagai hati tanpa kasih sayang
seakan duri merobek hatiku
menghancurkan jiwa
dan memusnahkan semua tawa dihatiku
hatiku bukanlah seperti baja
yang tak akan pernah hancur meski dihantam oleh ribuan batu
akupun bukanlah boneka
yang dengan mudahnya kau mainkan sesuka hatimu
aku hanya manusia biasa yang membutuhkan kasih sayang darimu
aku berikan seluruh cintaku hanya untukmu
semua yang kau inginkan telah kuberikan dengan ketulusan hatiku
saat ku disini menunggumu dengan penuh kesetiaan yang amat besar menantimu
tapi ternyata kau buat penantian dan semua cinta ku ini menjadi sia-sia
kadang aku berfikir mengapa aku masih saja tetap mencintaimu
walaupun akhirnya kau adalah duri yang menusuk seluruh tubuhku
ku nikmati setiap luka yang kau beri
ku telan pahit kasihmu
dan hancurku kini telah ku buat menjadi sebuah pengajaran yang tak akan pernah kulupakan
jika bintang-bintang dan bulan sudah tidak dapat lagi menemani malam
biarlah ku nikmati kesunyian ini
jika coretan tangan sudah tak dapat lagi mewakili perasaan
biarlah kunikmati kehampaan ini
mungkin air mata yang tulus
akan lebih bermakna dari pada tawa yang penuh dengan dusta
tahukah kamu ?
I will always loving you And only you
Tidak ada kata menyesal untuk mencintaimu …..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar